Senin, 01 Juni 2015

Di Timur Matahari : Kisah Anak Papua yang Rindu Pendidikan dan Perdamaian

Minimnya fasilitas pendidikan di pulau paling timur Indonesia yaitu Papua, membuat anak-anak disana seperti Mazmur (Simson Sikoway), Thomas (Abetnego Yigibalom), Suryani (Frisca Waromi), Yokim (Razz Manobi), dan Agnes (Maria Resuburn) merasa kurang mendapat perhatian untuk memperoleh pendidikan. Sudah 6 bulan mereka menanti seorang guru pengganti datang ke sekolahnya, namun sosok yang mereka harapkan tersebut tak juga kunjung tiba.

Karena lelah menanti akhirnya kelima anak ini mencari pelajaran dari alam dan lingkungan sekitar. Lewat pendeta Samuel (Lukman Sardi), ibu dokter Fatimah (Ririn Ekawati), Ucok (Ringgo Agus Rachman) dan Jollex (Lucky Martin) mereka akhirnya cukup mendapat pembelajaran hidup. Namun sebuah kejadian mengubah semua itu, ayah Mazmur yang bernama Blasius terbunuh oleh Joseph, ayah dari Agnes dan paman dari Yokim serta Suryani. Pertikaian antar kampung pun akhirnya tak bisa dihindari meskipun berawal dari persoalan sepele. Kabar kematian ayah Mazmur sampai kepada Michael, adik dari Blasius yang sejak kecil diambil oleh mama Jawa yang tinggal dan belajar di Jakarta.

Sontak Michael pun merasa terpukul mendengar kabar tersebut dan langsung memutuskan untuk pulang ke Papua bersama istrinya yang bernama Vina (Laura Basuki), sekaligus mencoba menyelesaikan permasalahan yang terjadi disana. Ternyata meredamkan masalah yang terjadi disana tidak segampang yang diperkirakan Michael, karena adik bungsunya yang bernama Alex, selalu saja menentang semua pemikirannya yang dianggap sudah terlalu modern.

Orang dewasa bisa saja bertikai, namun tidak bagi Mazmur, Thomas dan ketiga sahabatnya. Walaupun kampung mereka bermusuhan, tapi mereka tetap berkawan dan berusaha mendamaikan kedua kampung ini.

Secara keseluruhan, film Di Timur Matahari sangatlah inspiratif karena banyak menampilkan pesan-pesan positif tentang pentingnya arti perdamaian dan pendidikan, terutama bagi para generasi penerus bangsa. Selain itu, Di Timur Matahari seakan kembali menyadarkan kita kalau Indonesia masih memiliki Papua yang punya kekayaan alam berlimpah dan tentunya pemandangan yang sangat indah.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar